Prabowo Terima Masukan Masyarakat Lewat Media Sosial
Kanal Aspirasi Digital Jadi Bagian Penting Kebijakan Pemerintah
Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintah terbuka terhadap berbagai aspirasi masyarakat, termasuk masukan yang disampaikan melalui media sosial. Ia menyebut kanal digital kini menjadi salah satu jalur penting dalam menyerap kebutuhan publik secara langsung dan cepat.
Baca Juga “Jokowi Singgung Arti Baju PSI yang Dipakainya“
Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat menutup Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI). Keterangan resmi disampaikan Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI di Jakarta, Minggu.
Prabowo menilai perkembangan teknologi informasi telah mengubah pola komunikasi antara pemerintah dan masyarakat. Menurutnya, masyarakat kini dapat menyampaikan persoalan langsung tanpa batasan jarak maupun birokrasi yang panjang.
Ia menegaskan bahwa pemerintah tidak hanya menerima aspirasi dari kalangan akademisi atau tokoh publik, tetapi juga dari masyarakat umum di berbagai daerah, termasuk melalui platform digital.
Prabowo Janji Tindak Lanjuti Semua Usulan yang Masuk
Dalam sambutannya, Prabowo menyampaikan bahwa dirinya menerima banyak daftar usulan dan pertanyaan dari peserta sarasehan. Ia menegaskan komitmen untuk mempelajari seluruh masukan tersebut secara bertahap.
“Saya terima daftar usulan dan daftar pertanyaan yang tadi disampaikan cukup banyak. Saya janji satu-satu akan saya perhatikan,” kata Prabowo.
Ia menambahkan bahwa tidak ada perbedaan bobot antara usulan dari akademisi maupun masyarakat biasa. Menurutnya, setiap masukan yang berkaitan dengan kepentingan rakyat akan tetap dipertimbangkan.
Prabowo juga menyoroti meningkatnya partisipasi masyarakat desa yang kini dapat menyampaikan aspirasi melalui media sosial seperti TikTok dan platform digital lainnya.
Menurutnya, hal ini menunjukkan bahwa teknologi telah memperluas ruang partisipasi publik dalam proses kebijakan negara.
Media Sosial Percepat Respons Pemerintah terhadap Masalah Daerah
Prabowo menilai media sosial memiliki peran strategis dalam mempercepat respons pemerintah terhadap persoalan di daerah. Informasi yang sebelumnya sulit dijangkau kini dapat diterima secara real time.
Ia menjelaskan bahwa teknologi memungkinkan pemerintah mengetahui masalah lebih cepat, sehingga solusi dapat dirumuskan tanpa menunggu waktu lama.
Namun, Prabowo juga mengingatkan bahwa pemanfaatan teknologi harus dilakukan secara bijak. Ia menilai tidak semua informasi digital dapat langsung diterima tanpa proses verifikasi dan kajian mendalam.
Menurutnya, teknologi memiliki dua sisi yang harus dipahami dengan baik, yaitu manfaat besar bagi kemajuan bangsa dan potensi risiko jika disalahgunakan.
Sebagai contoh, ia menyebut teknologi nuklir yang dapat digunakan untuk menghasilkan energi listrik, tetapi juga dapat menimbulkan dampak berbahaya jika tidak diawasi dengan ketat.
Dorongan Penguatan Peran Akademisi dan Perguruan Tinggi
Dalam forum tersebut, Prabowo juga menekankan pentingnya peran perguruan tinggi dalam pengembangan teknologi nasional. Ia meminta para guru besar, peneliti, dan akademisi untuk terus memperdalam kajian teknologi.
Menurutnya, inovasi yang lahir dari dunia akademik harus mampu menjawab kebutuhan nyata masyarakat. Hal ini penting untuk memperkuat daya saing bangsa di tingkat global.
Prabowo menilai kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan sektor industri menjadi kunci dalam membangun ekosistem inovasi yang berkelanjutan.
Ia juga menegaskan bahwa penguasaan teknologi tidak boleh berhenti pada teori, tetapi harus diarahkan untuk memberikan manfaat langsung bagi masyarakat luas.
Transformasi Digital Dorong Keterbukaan Pemerintah
Prabowo menilai era digital telah mendorong transformasi besar dalam sistem pemerintahan. Keterbukaan informasi membuat masyarakat lebih mudah mengawasi sekaligus memberikan masukan terhadap kebijakan publik.
Ia menyebut kondisi ini sebagai peluang untuk memperkuat transparansi dan akuntabilitas pemerintah. Dengan demikian, kebijakan yang dihasilkan dapat lebih sesuai dengan kebutuhan rakyat.
Menurutnya, pemerintah harus mampu beradaptasi dengan perubahan teknologi agar tidak tertinggal dalam memberikan pelayanan publik.
Penutup: Aspirasi Publik Jadi Bagian Penting Tata Kelola Negara
Pernyataan Prabowo menegaskan bahwa aspirasi masyarakat, termasuk melalui media sosial, kini menjadi bagian penting dalam proses pengambilan keputusan pemerintah. Kanal digital dipandang sebagai jembatan komunikasi yang semakin efektif.
Ke depan, pemerintah diharapkan terus memperkuat sistem penyerapan aspirasi berbasis teknologi agar kebijakan yang dihasilkan lebih responsif, inklusif, dan tepat sasaran. Kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan masyarakat menjadi fondasi utama dalam menghadapi tantangan pembangunan nasional.
Baca Juga “Istana: Prabowo ajak akademisi kerja sama selesaikan persoalan bangsa“