Lukashenko Dukung Rencana Indonesia Buka KBRI dan Direct Flight ke Belarus
Presiden Belarus Aleksandr Lukashenko menyambut positif rencana Indonesia membuka Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Minsk serta menjajaki pembukaan penerbangan langsung antara kedua negara. Menurutnya, langkah tersebut akan mempererat hubungan bilateral sekaligus mendorong peningkatan kunjungan wisatawan, investasi, dan kerja sama di berbagai sektor strategis.
Pernyataan itu disampaikan Lukashenko saat memberikan keterangan pers bersama Presiden Prabowo Subianto usai pertemuan bilateral di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (2/7/2026). Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya kedua negara memperluas kemitraan yang selama ini terus berkembang.
Lukashenko Nilai KBRI dan Direct Flight Perkuat Hubungan Bilateral
Lukashenko mengapresiasi keputusan Indonesia untuk membuka kantor perwakilan diplomatik di Belarus. Menurutnya, keberadaan KBRI akan mempermudah koordinasi antar-pemerintah sekaligus meningkatkan hubungan antarmasyarakat.
Ia juga menyambut baik rencana pembukaan penerbangan langsung dari Indonesia ke Belarus. Jalur penerbangan tersebut diyakini akan mempercepat mobilitas warga, pelaku usaha, hingga wisatawan yang ingin mengunjungi kedua negara.
“Terima kasih kepada Pak Presiden atas rencana membuka kedutaan Indonesia. Pasti warga negara kita akan semakin banyak berkunjung ke Indonesia dan juga pembukaan direct flight ke Belarus,” ujar Lukashenko.
Menurutnya, Indonesia memiliki daya tarik wisata yang besar bagi masyarakat Belarus. Karena itu, akses transportasi yang lebih mudah akan mendorong peningkatan jumlah wisatawan dalam beberapa tahun mendatang.
Selain mendukung pembukaan KBRI, pemerintah Belarus juga menyatakan kesiapan memperluas kemudahan perjalanan bagi warga Indonesia. Lukashenko mengatakan negaranya terbuka terhadap kerja sama pembebasan visa sebagai bagian dari upaya meningkatkan arus kunjungan wisata.
Ia menilai kebijakan tersebut akan memberikan manfaat bagi kedua negara karena perjalanan menjadi lebih praktis dan efisien. Belarus sebelumnya juga telah memberikan kemudahan bagi warga Indonesia yang berkunjung ke negaranya.
baca juga: “Dokter Tifa didakwa soal tuduhan ijazah palsu dan nama baik Jokowi“
Kerja Sama Indonesia dan Belarus Dinilai Semakin Erat
Lukashenko menegaskan hubungan Indonesia dan Belarus berkembang berkat komunikasi yang terbuka antara kedua pemerintah. Menurutnya, kedua negara tidak memiliki hambatan untuk membahas berbagai peluang kerja sama baru.
Ia menyebut delegasi dari kedua negara telah bekerja secara intensif untuk menghasilkan sejumlah kesepakatan yang dapat segera diwujudkan. Kerja sama tersebut tidak hanya terbatas pada sektor diplomatik, tetapi juga mencakup perdagangan, investasi, industri, pendidikan, hingga pariwisata.
Lukashenko juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo atas komitmennya dalam memperkuat hubungan bilateral. Ia berharap komunikasi yang telah terjalin dapat menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat kedua negara.
Belarus merupakan negara di kawasan Eropa Timur yang memiliki potensi kerja sama dengan Indonesia, terutama di bidang industri alat berat, pertanian, pupuk, teknologi, dan manufaktur. Sementara Indonesia dipandang sebagai mitra penting di kawasan Asia Tenggara dengan pasar yang besar dan pertumbuhan ekonomi yang stabil.
Prabowo Siap Balas Kunjungan Kenegaraan ke Belarus
Dalam kesempatan yang sama, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan penghargaan atas kunjungan kenegaraan Presiden Lukashenko ke Indonesia. Ia menilai pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat hubungan diplomatik yang telah terjalin selama bertahun-tahun.
Prabowo juga memastikan akan melakukan kunjungan balasan ke Belarus sebagai bagian dari komitmen mempererat kerja sama bilateral.
Menurut Prabowo, komunikasi tingkat tinggi antar-pemimpin menjadi fondasi penting dalam memperluas kolaborasi di berbagai sektor strategis. Ia optimistis sejumlah kesepakatan yang dibahas dapat segera ditindaklanjuti oleh kementerian dan lembaga terkait.
“Saya juga yakin momentum ini akan semakin memperkuat kemitraan Indonesia-Belarus dan membuka peluang kerja sama yang lebih luas dengan hasil nyata yang bermanfaat bagi kesejahteraan dan kemakmuran kedua rakyat kita,” kata Prabowo.
Hubungan diplomatik Indonesia dan Belarus terus menunjukkan perkembangan positif dalam beberapa tahun terakhir. Pembukaan KBRI, rencana penerbangan langsung, serta pembahasan kemudahan visa menjadi sinyal kuat bahwa kedua negara ingin meningkatkan konektivitas sekaligus memperluas kerja sama ekonomi, perdagangan, pariwisata, dan hubungan antarmasyarakat pada masa mendatang.
baca juga: “Prabowo Bakal ke Belarus Balas Kunjungan Presiden Lukashenko“