DEN Laporkan Kondisi Ekonomi Nasional dan Pengembangan GovTech kepada Prabowo
Luhut Binsar Pandjaitan Sampaikan Masukan Strategis untuk Penguatan Ekonomi
Presiden Prabowo Subianto menerima jajaran Dewan Ekonomi Nasional (DEN) yang dipimpin Ketua DEN Luhut Binsar Pandjaitan dalam pertemuan di kediaman Presiden di Hambalang, Bogor, Jawa Barat. Pertemuan tersebut membahas perkembangan ekonomi nasional serta strategi penguatan perekonomian Indonesia menghadapi dinamika global.
Dalam pertemuan yang berlangsung Selasa sore itu, DEN menyampaikan sejumlah masukan strategis kepada Presiden Prabowo terkait kondisi ekonomi terkini. Laporan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat kebijakan ekonomi agar tetap adaptif terhadap berbagai tantangan global.
Dewan Ekonomi Nasional juga memberikan gambaran mengenai perkembangan perekonomian nasional, termasuk berbagai faktor yang memengaruhi stabilitas dan pertumbuhan ekonomi Indonesia. Masukan dari DEN diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan pemerintah dalam menentukan arah kebijakan ke depan.
baca juga: Kesepakatan AS-Iran Ancam Warisan Politik Netanyahu
GovTech Dikembangkan untuk Perkuat Transformasi Digital Pemerintahan
Selain membahas ekonomi, DEN turut melaporkan perkembangan penyempurnaan Government Technology (GovTech) sebagai bagian dari percepatan transformasi digital pemerintahan. Pengembangan sistem tersebut diarahkan untuk menciptakan layanan publik yang lebih efektif, terintegrasi, dan berbasis data.
Sekretariat Kabinet melalui akun Instagram resminya menyampaikan bahwa penyempurnaan GovTech bertujuan meningkatkan akurasi data pemerintah. Sistem digital tersebut diharapkan mampu memastikan berbagai program pemerintah dapat menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
“Selain itu, DEN juga melaporkan perkembangan penyempurnaan GovTech sebagai bagian dari percepatan transformasi digital pemerintahan,” tulis keterangan Sekretariat Kabinet.
Penerapan GovTech menjadi salah satu langkah pemerintah dalam memperbaiki tata kelola administrasi publik. Dengan sistem digital yang lebih kuat, pemerintah dapat mengurangi potensi kesalahan sasaran dalam penyaluran program, meningkatkan efisiensi birokrasi, serta memperkuat transparansi pelayanan kepada masyarakat.
Pemerintah Dorong Integrasi Data untuk Efektivitas Program Nasional
Transformasi digital pemerintahan menjadi salah satu agenda penting dalam meningkatkan kualitas layanan publik. Integrasi data melalui GovTech dapat membantu pemerintah menyusun kebijakan yang lebih tepat berdasarkan informasi yang akurat dan terkini.
Sistem pemerintahan berbasis digital juga berperan dalam mendukung pengawasan program nasional, termasuk berbagai kebijakan yang berkaitan dengan kesejahteraan masyarakat. Data yang terintegrasi memungkinkan pemerintah melakukan evaluasi program secara lebih cepat dan terukur.
Pertemuan Presiden Prabowo dengan DEN turut dihadiri sejumlah pejabat pemerintah. Mereka antara lain Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Rini Widyantini, Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Dari jajaran DEN, hadir anggota seperti Mari Elka Pangestu, Chatib Basri, Firman Hidayat, Tubagus Nugraha, dan Pantro Pander Silitonga. Pertemuan tersebut juga dihadiri Asisten Khusus Presiden Dirgayuza Setiawan dan Agung Gumilar.
DEN Berperan Berikan Rekomendasi Kebijakan Ekonomi
Sebagai lembaga yang memberikan rekomendasi strategis kepada pemerintah, DEN memiliki peran dalam memberikan kajian terkait arah kebijakan ekonomi nasional. Masukan tersebut mencakup berbagai isu ekonomi yang berkembang, baik dari dalam negeri maupun pengaruh kondisi global.
Melalui koordinasi antara DEN dan pemerintah, kebijakan ekonomi diharapkan dapat berjalan lebih responsif terhadap perubahan. Penguatan sektor ekonomi serta percepatan digitalisasi pemerintahan menjadi dua aspek penting dalam mendukung pembangunan nasional.
Ke depan, pengembangan GovTech dan penguatan kebijakan ekonomi akan menjadi bagian dari upaya pemerintah meningkatkan efektivitas pelayanan publik serta menjaga ketahanan ekonomi Indonesia di tengah persaingan global.
baca juga: DEN apresiasi Pertamina di peringkat ketiga Fortune Southeast Asia 500