garagedangeli.com -Manager Motorsport MGPA, Denny Pribadi, menjelaskan tujuan kegiatan tersebut. Ia menegaskan sirkuit memberikan ruang legal bagi drifter mengasah kemampuan. “Latihan drifting ini menjadi wadah yang difasilitasi oleh Sirkuit Mandalika bagi para drifter di Lombok untuk berlatih secara aman dan terarah,” ujarnya di Mandalika, Minggu.
Menurutnya, drifting di Indonesia terus berkembang dalam beberapa tahun terakhir. Komunitas lokal semakin aktif menggelar kejuaraan dan latihan rutin. Kehadiran fasilitas berstandar internasional mempercepat peningkatan kualitas pembalap daerah. Latihan di sirkuit resmi juga menekan risiko balap liar di jalan umum.
MGPA membuka kegiatan ini untuk masyarakat yang ingin menyaksikan langsung. Pengunjung dapat melihat teknik drifting dan prosedur keselamatan balap. Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana edukasi otomotif bagi generasi muda. Antusiasme penonton dinilai mampu memperkuat ekosistem motorsport lokal.
Sirkuit Mandalika sebelumnya dikenal sebagai tuan rumah ajang balap internasional. Pemanfaatan lintasan untuk pembinaan komunitas lokal memperluas fungsi sirkuit. Langkah ini mendukung pengembangan talenta dari daerah menuju level nasional. MGPA berharap latihan rutin dapat melahirkan drifter kompetitif dari Lombok.
Baca juga:“Brace Harry Kane Bawa Bayern Muenchen Hantam Werder Bremen 3-0”
Latihan Drifting di Mandalika Dibuka untuk Publik dan Pemula
Latihan drifting di Sirkuit Pertamina Mandalika tidak hanya untuk pembalap lokal, tetapi juga dapat ditonton gratis oleh masyarakat. Pengunjung diberikan area khusus untuk menyaksikan aksi drifting di lintasan latihan dengan aman.
Kegiatan ini difasilitasi oleh Mandalika Grand Prix Association sebagai bagian dari pembinaan pembalap lokal dan edukasi otomotif. Tujuannya adalah mengenalkan teknik drifting dan prosedur keselamatan kepada publik.
“Latihan drifting ini diharapkan dapat meningkatkan minat dan pemahaman publik terhadap olahraga drifting,” kata Manager Motorsport MGPA, Denny Pribadi. Ia menekankan bahwa kegiatan ini bersifat inklusif dan edukatif.
Selain drifter aktif, latihan juga terbuka bagi pemula yang ingin mencoba dasar-dasar drifting. Inisiatif ini memungkinkan generasi muda menjajal olahraga motorsport secara aman. Pendekatan ini sekaligus membangun ekosistem drifting yang berkelanjutan di Lombok.
Sirkuit Mandalika sebelumnya dikenal sebagai tuan rumah kejuaraan balap internasional. Pemanfaatan lintasan untuk latihan publik dan pemula memperluas fungsi sirkuit. Langkah ini mendorong pengembangan talenta lokal dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang keselamatan berkendara.
MGPA Dorong Pertumbuhan Talenta Lokal Melalui Latihan Drifting di Mandalika
Mandalika Grand Prix Association menilai latihan drifting di Pertamina Mandalika International Circuit sebagai bagian dari komitmen membangun ekosistem motorsport yang inklusif dan berkelanjutan. Kegiatan ini ditujukan untuk pengembangan talenta lokal dan edukasi masyarakat tentang olahraga otomotif.
Direktur Utama MGPA, Priandi Satria, menjelaskan tujuan strategis latihan bersama drifting. “Kami dari MGPA, sangat ingin Pertamina Mandalika International Circuit menjadi rumah pembinaan bagi talenta lokal,” ujarnya. Pernyataan ini menegaskan fokus MGPA pada pembinaan jangka panjang, bukan hanya sekadar event sesaat.
Latihan drifting ini juga menjadi sarana memperkuat struktur ekosistem motorsport di Nusa Tenggara Barat, khususnya Lombok. MGPA memastikan kegiatan berjalan aman, teratur, dan mendidik. Selain pembalap aktif, pemula dan pengunjung dapat mempelajari teknik dasar dan prosedur keselamatan berkendara.
Strategi jangka panjang MGPA mencakup pengembangan pembalap, edukasi publik, dan promosi olahraga motorsport. Pendekatan ini menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan komunitas drifting secara berkelanjutan. Infrastruktur sirkuit yang modern menjadi fondasi penting dalam mendukung program pembinaan.
Baca juga:“Inter Milan Menang Dramatis Lawan Juventus dengan Skor 3-2”