garagedangeli.com -Ganda campuran Indonesia, Marwan Faza dan Aisyah Salsabila Putri Pranata, dipastikan absen dari turnamen Indonesia Masters 2026 dan Thailand Masters 2026.
Keputusan ini diambil karena Marwan mengalami masalah kesehatan mata, tepatnya gangguan penglihatan pada mata kanan, yang muncul setelah penampilannya di Malaysia Open 2026 pekan lalu. Kondisi ini menyebabkan penglihatan Marwan menjadi buram dan kabur, sehingga tim pelatih menilai penting untuk memberi waktu pemulihan.
“Setelah Malaysia Open, penglihatan mata kanan Faza buram dan kabur. Kami memutuskan menarik dia dari dua turnamen untuk pemulihan,” ujar pelatih ganda campuran Indonesia, Rionny Mainaky, dalam keterangan resmi PBSI di Jakarta, Selasa.
Absennya Marwan/Aisyah berdampak pada strategi tim Indonesia dalam dua ajang internasional BWF World Tour tersebut. Pelatih dan PBSI menekankan bahwa keputusan ini diambil demi kesehatan atlet agar bisa kembali tampil maksimal di turnamen berikutnya.
Baca juga:“Radu Dragusin Ingin Cabut Dari Tottenham Demi AS Roma”
MARWAN DIDIAGNOSA GLAUKOMA, PBSI SARANKAN ISTIRAHAT SEMENTARA
Setelah kembali ke Indonesia, tim medis PBSI melakukan pemeriksaan lanjutan terhadap kondisi mata Marwan Faza.
Hasil pemeriksaan menunjukkan adanya peradangan pada saraf mata kanan, dengan tekanan bola mata mencapai 38. Angka ini jauh di atas batas normal yang berada di bawah 20.
“Dengan kondisi tersebut, indikasinya mengarah ke glaukoma. Karena itu kami merekomendasikan Faza untuk beristirahat sementara sampai penglihatannya kembali normal,” kata dr. Hasna, dokter tim PBSI.
ABSENNYA MARWAN/AISYAH LEWATKAN TURNAMEN, PEMULIHAN JADI PRIORITAS PBSI
Pasangan ganda campuran Indonesia Marwan Faza/Aisyah Salsabila dipastikan absen dari sejumlah turnamen awal musim 2026.
PBSI menegaskan pemulihan kondisi mata Marwan menjadi prioritas utama sebelum ia kembali bertanding di turnamen internasional.
Hingga kini, belum ada kepastian kapan pasangan Marwan/Aisyah akan kembali diturunkan, tergantung hasil pemulihan dan rekomendasi tim medis.
Absennya mereka membuat sektor ganda campuran Indonesia kehilangan salah satu pasangan yang tengah dipersiapkan untuk meningkatkan jam terbang dan konsistensi.
Tim pelatih akan menyesuaikan strategi dan peluang lain bagi pemain ganda campuran Indonesia untuk menghadapi rangkaian turnamen 2026.
Keputusan menunda penampilan Marwan/Aisyah diambil secara hati-hati agar kesehatan atlet tetap menjadi prioritas, sekaligus mencegah risiko cedera lebih serius.
Baca juga:“Gedung Putih: Trump Utamakan Diplomasi soal Iran”