garagedangeli -Ganda putra Indonesia Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin mengaku makin klop. Mereka kembali dipasangkan dan sukses melaju ke final Thailand Open 2026. Turnamen ini berlevel BWF World Tour Super 500. Semifinal berlangsung di Nimibutr Stadium, Bangkok, Sabtu (16/5). Leo/Daniel mengalahkan wakil China He Ji Ting/Ren Xiang Yu. Skor akhir 21-15, 21-18.
“Kami, kan, sudah pernah berpasangan walaupun sempat berpisah. Jadi setelah disatukan lagi, kami tidak perlu banyak adaptasi,” kata Daniel seusai pertandingan. Pernyataan itu dikutip dari keterangan tertulis PBSI.
Sebelumnya, PBSI memisahkan Leo/Daniel pada awal 2025. Leo berpasangan dengan Bagas Maulana. Daniel berduet dengan Muhammad Rayhan Wijayanto. Namun hasil tidak maksimal. Pada Maret 2026, PBSI memutuskan menyatukan kembali Leo/Daniel.
Hasilnya langsung positif. Di Thailand Open, mereka tidak kehilangan satu gim pun. Babak pertama menang atas wakil Malaysia. Perempat final menaklukkan unggulan ketiga asal Jepang. Kini final menanti. Lawan mereka adalah pemenang antara pasangan Denmark dan tuan rumah Thailand.
Final akan digelar Minggu (17/5). Leo/Daniel berpeluang meraih gelar pertama mereka setelah dipasangkan ulang. “Kami ingin terbang lebih tinggi. Target utama adalah konsisten di top 10 dunia,” ujar Leo.
Kemenangan ini menjadi angin segar bagi sektor ganda putra Indonesia. Persaingan internal yang sehat membuat performa meningkat. Pelatih Herry Iman Pierngadi menyatakan akan terus memantau perkembangan pasangan ini. Semoga Leo/Daniel mampu merebut gelar juara di Bangkok.
Baca juga:Dewa United Incar Tiga Poin saat Bertandang ke Sol
Lolos ke Final Thailand Open 2026 dan Incar Gelar Perdana
Ganda putra Indonesia Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin sukses melaju ke final Thailand Open 2026. Mereka mengalahkan wakil China He Ji Ting/Ren Xiang Yu di semifinal. Skor akhir 21-15, 21-18. Pertandingan berlangsung di Nimibutr Stadium, Bangkok, Sabtu (16/5). Turnamen ini berlevel BWF World Tour Super 500.
Leo/Daniel mengaku makin klop. Mereka sempat berpisah pada awal 2025. PBSI memisahkan Leo dengan Bagas Maulana. Daniel berpasangan dengan Muhammad Rayhan Wijayanto. Hasilnya tidak maksimal. Pada Maret 2026, PBSI menyatukan kembali Leo/Daniel. “Kami, kan, sudah pernah berpasangan walaupun sempat berpisah. Jadi setelah disatukan lagi, kami tidak perlu banyak adaptasi,” kata Daniel.
Kesamaan tujuan menjadi faktor penting. “Sekarang kami juga punya tujuan yang sama, ingin juara bareng,” ujar Daniel. Fokus dan disiplin menjadi kunci kemenangan. “Kami bermain fokus, tidak lengah. Terus mengantisipasi pola lawan. Kami berusaha memainkan pola yang kami siapkan,” jelas Daniel.
Pemain berusia 24 tahun itu bersyukur langsung tembus final. Ini turnamen pertamanya setelah absen lama akibat cedera. Leo/Daniel tidak kehilangan satu gim pun sepanjang turnamen. Di babak pertama, mereka menang atas wakil Malaysia. Perempat final menaklukkan unggulan ketiga asal Jepang. Final akan digelar Minggu (17/5).
Lawan mereka adalah pemenang semifinal antara Denmark dan tuan rumah Thailand. Leo bertekad meraih gelar pertama setelah dipasangkan ulang. “Kami ingin terbang lebih tinggi. Target utama konsisten di top 10 dunia,” ujar Leo.
Final Thailand Open 2026 Lawan Rankireddy/Shetty
Ganda putra Indonesia Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin melaju ke final Thailand Open 2026. Mereka menang atas wakil China di semifinal. Skor akhir 21-15, 21-18. Pertandingan berlangsung di Nimibutr Stadium, Bangkok, Sabtu (16/5). Turnamen ini level BWF World Tour Super 500.
Leo/Daniel sempat berpisah pada awal 2025. PBSI menyatukan mereka kembali pada Maret 2026. Hasilnya langsung positif. Mereka tidak kehilangan satu gim pun. “Kami tidak perlu banyak adaptasi,” kata Daniel.
Leo mengaku senang bisa final lagi bersama Daniel. “Saya pasti senang banget. Apresiasi untuk Daniel. Dia langsung ke final setelah absen setahun. Itu bagus banget,” ujar Leo.
Momen krusial terjadi pada gim kedua. Skor 15-13. Daniel melakukan penyelamatan luar biasa. Ia terjatuh, bangun, lalu menyambar bola di depan net. “Itu luar biasa,” puji Leo.
Di final, Leo/Daniel akan berhadapan dengan unggulan India. Mereka adalah Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty. “Besok kami harus lebih waspada. Serangan mereka harus diantisipasi. Kondisi lapangan setiap hari berbeda. Arah angin dan shuttlecock juga beda. Kami harus terus siap,” ujar Leo.
Daniel menambahkan mereka tidak mau cepat puas. “Masih ada pertandingan besok. Banyak pertandingan ke depan. Kami harus waspadai,” tutur Daniel.
Final Thailand Open 2026 digelar Minggu (17/5). Ini menjadi turnamen pertama Daniel setelah cedera satu tahun. Kemenangan ini menjadi angin segar bagi ganda putra Indonesia. Pelatih Herry Iman Pierngadi akan terus memantau perkembangan pasangan ini. Target mereka adalah konsisten di peringkat 10 besar dunia.
Baca juga:Dewa United Incar Tiga Poin saat Bertandang ke Solo