garagedangeli – Profesor Hidayat Humaid resmi kembali mendaftar sebagai calon ketua umum Komite Olahraga Nasional Indonesia DKI Jakarta periode 2026–2030. Pendaftaran dilakukan ke Tim Penjaringan dan Penyaringan TPP7 KONI DKI Jakarta pada Rabu.
Hidayat, yang akrab disapa HH, mengantongi dukungan mayoritas pemilik suara. Total dukungan mencapai 73 suara atau sekitar 85,6 persen. Dukungan berasal dari cabang olahraga, KONI kota dan kabupaten, serta badan fungsional.
Ketua Tim Sukses Hidayat, Fatchul Anas, menyatakan dukungan tersebut mencerminkan kepercayaan luas. Ia menilai Hidayat siap melanjutkan kepemimpinan dan pembinaan prestasi. Pendekatan kolaboratif menjadi kunci kerja ke depan.
Sebelum pendaftaran, pendukung menggelar deklarasi resmi. Kegiatan berlangsung di Ruang Serbaguna Aroem, Jakarta. Acara menegaskan konsolidasi dukungan lintas pemangku kepentingan olahraga.
Usai deklarasi, Hidayat bersama pendukung berjalan menuju Gedung KONI DKI Jakarta. Mereka menyerahkan berkas pendaftaran sesuai ketentuan TPP7. Proses berlangsung tertib dan sesuai jadwal.
Pencalonan ini menandai kesinambungan agenda pembinaan. Fokus diarahkan pada peningkatan prestasi, tata kelola, dan sinergi pembiayaan. Penguatan ekosistem olahraga Jakarta menjadi prioritas.
Ke depan, tahapan verifikasi dan penetapan calon akan berjalan. Publik menanti adu gagasan yang berorientasi prestasi dan akuntabilitas. Proses demokratis diharapkan memperkuat kepercayaan insan olahraga.
“Baca Juga : BI Hentikan JIBOR Mulai 2026, Dorong Penggunaan INDONIA”
Hidayat Tegaskan Komitmen Prestasi, TPP7 Jadwalkan Verifikasi Calon Ketua KONI DKI
Profesor Hidayat Humaid menyampaikan apresiasi atas dukungan mayoritas pemilik suara dalam pencalonannya sebagai ketua umum Komite Olahraga Nasional Indonesia DKI Jakarta periode 2026–2030. Ia menegaskan komitmen memperkuat prestasi olahraga Jakarta melalui kerja kolektif.
Dalam pernyataannya, Hidayat menekankan pentingnya sinergi. Menurutnya, capaian prestasi tidak dapat dibangun secara individual. Kolaborasi antar cabang olahraga, KONI wilayah, dan pemangku kepentingan menjadi fondasi utama.
“Terima kasih atas amanah ini. Prestasi olahraga harus dibangun bersama melalui sinergi dan kolaborasi,” ujar Hidayat. Ia juga menegaskan fokus pada pembinaan berkelanjutan dan tata kelola yang akuntabel.
Sementara itu, Ketua TPP7 KONI DKI Jakarta Aminullah memastikan berkas pendaftaran Hidayat telah diterima lengkap. Seluruh dokumen dinyatakan memenuhi persyaratan administrasi awal.
Aminullah menjelaskan, tahapan berikutnya adalah verifikasi dokumen. Proses tersebut dijadwalkan berlangsung pada 6–7 Januari 2026. Tim akan menilai kesesuaian berkas dengan ketentuan organisasi.
“Penetapan calon yang memenuhi syarat akan diumumkan pada 10 Januari 2026,” kata Aminullah. Ia menegaskan seluruh proses berjalan transparan dan berpedoman pada aturan yang berlaku.
Dengan masuknya tahap verifikasi, kontestasi menuju kepemimpinan KONI DKI Jakarta memasuki fase krusial. Publik olahraga menanti gagasan dan program konkret yang mampu mendorong prestasi berkelanjutan.
Tahapan Pemilihan Ketua KONI DKI Berlanjut, Musorprov Dijadwalkan Februari 2026
Proses pemilihan ketua umum Komite Olahraga Nasional Indonesia DKI Jakarta periode 2026–2030 memasuki tahap lanjutan. Panitia menetapkan jadwal penyampaian visi dan misi calon ketua umum pada 12–13 Januari 2026.
Tahapan tersebut menjadi ruang bagi para calon untuk memaparkan arah kepemimpinan, strategi pembinaan, serta program peningkatan prestasi olahraga Jakarta. Forum ini juga berfungsi sebagai sarana uji gagasan sebelum pengambilan keputusan akhir.
Selanjutnya, Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) KONI DKI Jakarta direncanakan berlangsung pada 5 Februari 2026. Agenda ini akan menjadi forum tertinggi untuk menetapkan ketua umum terpilih secara musyawarah dan demokratis.
Sebelumnya, rapat kerja KONI DKI Jakarta telah menetapkan syarat minimal dukungan pencalonan. Setiap calon ketua umum wajib mengantongi dukungan sekurang-kurangnya 20 persen atau 17 suara dari total anggota.
Ketentuan tersebut diberlakukan untuk memastikan calon memiliki legitimasi yang kuat. Dukungan awal dinilai penting agar kepemimpinan KONI DKI Jakarta berjalan efektif dan mendapat kepercayaan luas dari cabang olahraga serta pemangku kepentingan.
Dengan jadwal yang telah ditetapkan, seluruh tahapan pemilihan diharapkan berjalan transparan dan akuntabel. Proses ini menjadi momentum konsolidasi olahraga Jakarta menuju pembinaan prestasi yang berkelanjutan.
“Baca Juga : Inisiasi Badan Investasi untuk Akselerasi Ekonomi”
