garagedangeli -Pelatih Bogor Hornbills, Cesar Camara Peres, mengakui kekalahan timnya dari Dewa United Banten. Skor akhir pertandingan adalah 91-97. Meski kalah, Peres menilai laga ini sebagai bahan evaluasi penting. Hasil ini akan digunakan untuk menyolidkan tim. Target utamanya adalah menghadapi playoff Indonesian Basketball League (IBL) 2026.
Laga pekan ke-14 IBL 2026 berlangsung di Dewa United Arena, Sabtu. Menurut Peres, anak asuhnya memberikan perlawanan yang sangat ketat. Mereka mampu mengimbangi tuan rumah hampir sepanjang pertandingan. Baru pada satu menit terakhir, keunggulan Dewa United tidak terkejar.
“Hari ini adalah ujian yang sangat berharga bagi kami. Kami akan belajar dan terus berusaha untuk bekal menghadapi playoff,” kata Peres setelah pertandingan. Ia menyoroti beberapa momen kritis, seperti turnover pada kuarter ketiga dan gagalnya eksekusi free throw di akhir laga.
Kekalahan ini menjadi pelajaran mahal mengingat playoff IBL 2026 diprediksi akan berlangsung sengit. Persaingan di papan tengah sangat ketat dengan selisih poin tipis antar peringkat. Peres meminta para pemainnya untuk meningkatkan konsentrasi dan mengurangi kesalahan individu. Dewa United sendiri tampil impresif dengan kolektivitas fast break yang apik.
Baca juga:Manajer Persib: Duel Lawan Persija Adalah Final yang Sesungguhnya
Pelatih Peres Puji Konsistensi Hornbills, Unggul Dua Kuarter atas Juara Bertahan IBL 2025
Pelatih Bogor Hornbills, Cesar Camara Peres, menjelaskan makna pertemuan melawan Dewa United. Menghadapi tim papan atas memberikan banyak pelajaran berharga. Tidak hanya dari sisi produktivitas poin, tetapi juga dari aspek permainan lain yang tidak selalu tercermin dalam statistik. Intensitas pertahanan, rotasi pemain, hingga pengelolaan shot clock menjadi catatan khusus.
Cesar menilai timnya telah menunjukkan konsistensi dan kerja sama yang semakin solid. Sepanjang musim reguler IBL 2026, Hornbills terus berkembang. Terbukti, pada laga Sabtu malam, anak asuhnya sempat unggul dalam dua kuarter. Mereka bermain imbang melawan juara IBL 2025 tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa kesenjangan kualitas antara tim papan tengah dan puncak mulai menipis.
Pelatih asal Spanyol itu secara khusus memuji power forward Travin Thibodeaux. Pemain bernomor punggung 23 itu dinilai memberi dampak besar bagi permainan Hornbills sepanjang musim 2026. Kontribusinya tidak hanya dalam hal rebound dan poin, tetapi juga sebagai playmaker dari posisi post. Kehadiran Thibodeaux di lapangan mengubah ritme serangan tim.
“Travin adalah pemimpin di lapangan. Ia tahu kapan harus memperlambat tempo dan kapan harus memacu fast break,” puji Peres.
Kekalahan tipis dari Dewa United ini menjadi modal berharga. Hornbills kini fokus menyiapkan diri untuk playoff. Sisa pertandingan musim reguler akan digunakan untuk menguji rotasi pemain cadangan.
Thibodeaux Bangga Hornbills Finish Peringkat 3: “Kami Belajar Selangkah demi Selangkah, Target Pertama Tembus Playoff”
“Travin (Thibodeaux) bermain sangat baik. Dia menciptakan banyak peluang terbuka bagi tim dan itulah yang kami butuhkan,” ujar pelatih Cesar Camara Peres memuji anak asuhnya. Pebasket Bogor Hornbills, Travin Thibodeaux, mengaku bangga dengan pencapaian tim. Meski kalah dalam laga terakhir musim reguler, mereka berhasil menembus playoff di posisi ketiga klasemen.
Ia menyatakan tim akan memanfaatkan kekalahan tersebut sebagai bahan evaluasi. Tujuannya memperkuat permainan agar melangkah melewati putaran pertama fase gugur. Target selanjutnya adalah merebut tiket ke semifinal IBL 2026. “Kami hanya belajar selangkah demi selangkah dan tujuan pertama kami adalah menembus playoff, jadi tim akan terus belajar dari kesalahan,” ujar pemain asal Amerika Serikat itu.
Hasil pertandingan terakhir membuat posisi klasemen semakin jelas. Bogor Hornbills berada di peringkat ketiga dengan raihan 34 poin. Mereka memiliki rekor laga 14-6 (menang-kalah). Sementara Dewa United Banten bertengger di posisi keempat dengan 32 poin. Rekor laga Dewa United adalah 13-6. Tim yang bermarkas di GOR Laga Tangkas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, itu telah mengakhiri 20 laga selama musim reguler.
Kini mereka bersiap menghadapi babak playoff. Berbeda dengan Hornbills, Dewa United masih menyisakan satu laga kandang. Mereka akan melawan Kesatria Bengawan Solo pada Minggu (10/5). Thibodeaux menambahkan bahwa kunci permainan Hornbills adalah ketenangan dan eksekusi di menit-menit akhir. Menurut data IBL, Hornbills mencatatkan persentase tembakan tiga angka 37 persen sepanjang musim, angka tertinggi keempat di liga.
Baca juga:Srondeng Gagal ke Final Lead World Climbing Series Wujiang 2026