- garagedangeli – Dewa United Banten menelan kekalahan perdana di Basketball Champions League (BCL) Asia-East 2026 setelah takluk dari tuan rumah Johor Southern Tigers 87-90 di Johor Bahru, Malaysia, Kamis. Meski kalah, skuad asuhan pelatih Agusti Julbe itu masih memimpin Grup A.
Dikutip dari laman FIBA, Dewa United memiliki tujuh poin di klasemen sementara Grup A. Raihan ini didapat dari hasil tiga kali menang dan sekali kalah. Sementara Johor, yang mendapatkan kemenangan pertamanya di BCL Asia-East 2026 setelah menaklukkan Dewa, berada di peringkat ketiga atau terakhir grup dengan empat poin (satu kali menang, dua kali kalah).
Wakil Thailand, Hi-Tech, ada di urutan kedua Grup A juga dengan empat poin dari tiga laga. Namun Hi-Tech unggul selisih skor atas Johor.
Start Lambat, Dewa Kesulitan Kejar Poin
Saat bersua Johor, Dewa United memulai laga dengan lambat. Sejak awal pertandingan, mereka sulit mengejar perolehan poin Johor. Tigers tampil agresif di hadapan pendukung sendiri. Mereka langsung unggul cepat dan menjaga jarak hingga kuarter akhir.
Dewa United berusaha bangkit di kuarter keempat. Beberapa kali mereka memangkas selisih poin menjadi hanya satu atau dua angka. Namun, ketangguhan tuan rumah dan dukungan penonton membuat Johor mampu mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang berbunyi.
Pelatih Agusti Julbe: Evaluasi untuk Laga Berikutnya
Pelatih Dewa United, Agusti Julbe, menyebut kekalahan ini sebagai pelajaran berharga. “Kami memulai pertandingan dengan kurang fokus,” ujar Julbe. “Tim lawan memanfaatkan setiap peluang yang ada,” lanjutnya. Ia menegaskan bahwa anak asuhnya harus segera berbenah.
“Kami akan evaluasi pertahanan dan transisi,” kata pelatih asal Spanyol itu. “Masih ada laga-laga penting yang harus kami hadapi,” tutupnya.
Persaingan Grup A Masih Terbuka
Meski kalah, Dewa United masih aman di puncak klasemen. Namun persaingan di Grup A masih sangat terbuka. Hi-Tech dan Johor sama-sama mengoleksi empat poin. Satu kemenangan bisa mengubah posisi secara drastis.
Dewa United masih menyisakan dua laga di fase grup. Tim harus memastikan tiket ke babak selanjutnya. Kemenangan di laga berikutnya akan sangat krusial. Kegagalan mempertahankan ritme kemenangan bisa membuat mereka tergeser.
Laga Berikutnya
Dewa United akan segera bertanding melawan Hi-Tech Thailand. Laga ini akan menjadi ujian sesungguhnya bagi ketahanan tim. Hi-Tech adalah lawan yang lebih berpengalaman di kompetisi regional. Jika Dewa menang, peluang lolos ke fase gugur akan terbuka lebar. Jika kalah, persaingan di grup akan semakin sengit. Para penggemar bola basket Tanah Air berharap Dewa United bisa bangkit dan meraih hasil maksimal di sisa pertandingan.
“Baca Juga : Raja Ampat Masuk Daftar 6 Spot Diving Terbaik Dunia BBC“
Dewa United Kalah Perdana dari Johor 87-90, Tetap Pimpin Grup A BCL Asia-East 2026
Dewa United Banten menelan kekalahan perdana di Basketball Champions League (BCL) Asia-East 2026 setelah takluk dari tuan rumah Johor Southern Tigers 87-90 di Johor Bahru, Malaysia, Kamis. Meski kalah, skuad asuhan pelatih Agusti Julbe itu masih memimpin Grup A.
Jalannya Pertandingan: Start Lambat dan Bangkit di Kuarter Kedua
Dewa United sempat memimpin 4-3 berkat dua poin Troy Gillenwater. Tetapi setelah itu, mereka terus tertinggal. Dewa bahkan tercecer 18-33 satu menit sebelum kuarter pertama tuntas. Johor kemudian menutup periode itu dengan keunggulan 37-18.
Namun, situasi berbeda tersaji pada kuarter kedua. Mengandalkan big man Joshua Ibarra dan Troy Gillenwater serta point guard DJ Cooper, Dewa United mampu keluar dari tekanan. Diawali tiga poin Dio Saputra, Dewa United mulai mengejar ketinggalan poin mereka.
Ibarra membawa Dewa United mendekati poin lawan 46-52 lewat lemparan bebas. Setelah itu, Dewa membuat pertahanan rapat yang menyulitkan Johor. Hasilnya, Dewa United mampu menutup babak pertama dengan skor 54-56, atau hanya ketinggalan dua poin dari lawan.
Kuarter Ketiga dan Keempat: Dewa Sempat Unggul, tetapi Kembali Terpuruk
Seusai jeda, Dewa United tidak mengendurkan tekanan. Mereka akhirnya mampu memimpin 65-62 lewat dua poin Joshua Ibarra. Akan tetapi, permainan Dewa kembali melambat setelahnya. Johor menorehkan poin demi poin dan mengakhiri kuarter ketiga dengan keunggulan 72-68.
Kuarter terakhir, Dewa United sempat menyalip Johor 77-75 dari aksi Disi Rio. Namun, Dewa lagi-lagi tidak bisa mempertahankan posisi terdepan. Johor terus mengejar dan memenangkan pertandingan itu dengan skor 90-87.
Statistik Pemain Dewa United
DJ Cooper menjadi penampil paling mencolok di Dewa United dengan catatan double-double 18 poin, 13 assist, dan tujuh rebound. Pendulang poin terbanyak untuk Dewa pada laga tersebut adalah Dio Tirta Saputra dengan 19 poin, ditambah dua rebound dan satu assist. Sementara Joshua Ibarra dan Troy Gillenwater sama-sama menyumbangkan 16 poin untuk Dewa United.
Klasemen Grup A
Dikutip dari laman FIBA, Dewa United memiliki tujuh poin di klasemen sementara Grup A. Raihan ini didapat dari hasil tiga kali menang dan sekali kalah.
Sementara Johor, yang mendapatkan kemenangan pertamanya di BCL Asia-East 2026 setelah menaklukkan Dewa, berada di peringkat ketiga atau terakhir grup dengan empat poin (satu kali menang, dua kali kalah). Wakil Thailand, Hi-Tech, ada di urutan kedua Grup A juga dengan empat poin dari tiga laga, tetapi unggul selisih skor.
Pelatih Agusti Julbe: Evaluasi untuk Laga Berikutnya
Pelatih Dewa United, Agusti Julbe, menyebut kekalahan ini sebagai pelajaran berharga. “Kami memulai pertandingan dengan kurang fokus,” ujar Julbe. “Tim lawan memanfaatkan setiap peluang yang ada,” lanjutnya. Ia menegaskan bahwa anak asuhnya harus segera berbenah. “Kami akan evaluasi pertahanan dan transisi. Masih ada laga-laga penting yang harus kami hadapi,” tutupnya.
Dewa United masih menyisakan dua laga di fase grup. Tim harus memastikan tiket ke babak selanjutnya. Kemenangan di laga berikutnya akan sangat krusial. Dewa United akan segera bertanding melawan Hi-Tech Thailand. Laga ini akan menjadi ujian sesungguhnya bagi ketahanan tim. Para penggemar bola basket Tanah Air berharap Dewa United bisa bangkit dan meraih hasil maksimal di sisa pertandingan.
“Baca Juga : Hyundai Luncurkan Dua Konsep Jelang Beijing Auto Show“