garagedangeli.com -ASEAN Para Games 2025 Thailand, edisi ke-13, resmi dibuka di 80th Birthday Anniversary Stadium, Nakhon Ratchasima, Selasa malam. Ajang olahraga ini menampilkan atlet penyandang disabilitas dari seluruh Asia Tenggara.
Rangkaian prosesi pembukaan dimulai dengan pertunjukan musik, tarian, kembang api, dan parade kontingen. Acara ini menekankan semangat persatuan dan kebanggaan kolektif antar-negara peserta.
Momen puncak pembukaan adalah penyalaan obor, yang dilakukan empat atlet tuan rumah secara bergantian sambil mengelilingi kontingen yang duduk di tengah stadion. Tradisi ini menandai dimulainya kompetisi secara resmi.
Thailand mengusung konsep penyelenggaraan yang menonjolkan kesetaraan dan kebanggaan bersama, tercermin dalam motto “Create Pride Together.” Motto ini menjadi simbol persatuan atlet, ofisial, dan masyarakat dalam membangun kebanggaan melalui olahraga.
ASEAN Para Games menghadirkan puluhan cabang olahraga adaptif, mulai dari atletik, renang, hingga bulu tangkis. Kompetisi ini bertujuan memfasilitasi pengembangan prestasi atlet penyandang disabilitas sekaligus meningkatkan kesadaran publik tentang inklusi olahraga.
Baca juga:“Akanji: Inter Milan Harus Main Efektif untuk Kalahin Arsenal”
RAJA THAILAND RESMI BUKA ASEAN PARA GAMES KE-13, TEKAN SPORTIVITAS DAN PERSAHABATAN
Raja Thailand, Maha Vajiralongkorn atau Rama X, secara resmi membuka ASEAN Para Games ke-13 di 80th Birthday Anniversary Stadium, Nakhon Ratchasima, Selasa malam. Acara ini menandai dimulainya pesta olahraga penyandang disabilitas se-Asia Tenggara.
Dalam pidatonya, Raja Thailand menyampaikan harapan agar ajang dua tahunan ini semakin memperkuat persahabatan antarnegara peserta. Ia juga menekankan pentingnya menjunjung tinggi sportivitas di seluruh cabang olahraga.
“Semoga ASEAN Para Games ini mempererat kerja sama antar-negara dan mendorong semangat sportif bagi semua atlet,” ujar Raja Maha Vajiralongkorn di hadapan seluruh kontingen. Setelah pidato, ia menyalakan secara resmi tanda dibukanya kompetisi.
INDONESIA TARGETKAN 290 ATLET DI ASEAN PARA GAMES KE-13, 493 MEDALI DIPEREBUTKAN
Sebanyak 290 atlet Indonesia siap bertanding pada ASEAN Para Games ke-13 di Nakhon Ratchasima, Thailand. Mereka akan berjuang mengharumkan nama bangsa di 18 cabang olahraga.
Ajang ini menghadirkan 11 negara peserta, yakni Thailand, Indonesia, Brunei Darussalam, Malaysia, Singapura, Timor Leste, Filipina, Kamboja, Vietnam, Laos, dan Myanmar. Total partisipan mencapai sekitar 1.700 atlet.
Kontingen Indonesia akan tampil di cabang olahraga seperti para atletik, para bulu tangkis, para tenis meja, boccia, sepak bola cerebral palsy (CP), dan bola basket kursi roda. Atlet-atlet ini telah menjalani persiapan intensif sejak awal tahun untuk meraih hasil terbaik.
Sebanyak 493 medali emas akan diperebutkan dari 19 cabang olahraga resmi dan dua cabang ekshibisi. Kompetisi ini menjadi ajang untuk menunjukkan kemampuan atlet penyandang disabilitas sekaligus meningkatkan solidaritas antar-negara ASEAN.
Baca juga:“Pecco Ambil Banyak Pelajaran dari MotoGP Musim 2025”