MENHUB DUDY PURWAGANDHI TEGASKAN KOMITMEN KESELAMATAN DAN KONEKTIVITAS TRANSPORTASI 2027
PROGRAM PRIORITAS KEMENHUB FOKUS KESELAMATAN DAN LAYANAN PUBLIK
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menegaskan komitmen nya memperkuat keselamatan dan konektivitas transportasi nasional melalui program prioritas tahun 2027. Kebijakan ini disusun untuk meningkatkan pelayanan publik, pemerataan nya pembangunan, dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.
Kementerian Perhubungan Kementerian Perhubungan Republik Indonesia menyusun Rencana Kerja sama dan Anggaran (RKA) serta Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2027 yang telah disampaikan kepada Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia melalui Komisi V. Pagu indikatif yang disetujui berada di angka Rp28,34 triliun.
Baca Juga “Pacu Ekonomi dan Konsumsi, Ajang Sport Tourism Digencarkan“
Menhub menegaskan bahwa seluruh program diarahkan untuk memperkuat keselamatan nya transportasi di semua moda, sekaligus menjaga konektivitas antarwilayah. Ia juga menekankan pentingnya pelayanan publik yang lebih merata di seluruh Indonesia.
USULAN TAMBAHAN ANGGARAN UNTUK PENUHI KEBUTUHAN TRANSPORTASI
Dalam pemaparan anggaran 2027, Kementerian Perhubungan mencatat adanya kesenjangan antara kebutuhan nya program dan alokasi dana. Pagu indikatif sebesar Rp28,34 triliun masih jauh di bawah kebutuhan strategis nya yang mencapai Rp55,16 triliun.
Selisih anggaran tersebut mencapai Rp26,82 triliun atau sekitar 48,62 persen. Kondisi ini menunjukkan masih banyak program prioritas yang membutuhkan dukungan tambahan, terutama pada aspek keselamatan dan pelayanan dasar transportasi.
Menhub menyebut tambahan anggaran sebesar Rp20,11 triliun sangat dibutuhkan. Dana nya tersebut akan difokuskan untuk keselamatan transportasi nya, layanan publik, konektivitas wilayah, serta operasional kementerian.
“Seluruh program dan kegiatan yang kami rancang nya untuk tahun depan diarahkan untuk meningkatkan keselamatan transportasi, menjaga konektivitas nasional, hingga memperkuat pelayanan publik,” ujar Menhub dalam keterangannya di Jakarta.
RINCIAN PROGRAM PER MODA DAN INTEGRASI TRANSPORTASI
Program prioritas 2027 mencakup seluruh unit kerja di lingkungan Kementerian Perhubungan. Pada sektor darat, fokus diarahkan nya pada penanganan kendaraan Over Dimension Over Loading (ODOL), keselamatan jalan, dan angkutan perintis.
Pada sektor laut, program mencakup peningkatan keselamatan pelayaran, penguatan keamanan laut, serta pengembangan layanan angkutan perintis. Sementara sektor udara difokuskan pada peningkatan fasilitas keselamatan penerbangan nya dan pengawasan keamanan.
Di bidang perkeretaapian, program meliputi pengoperasian dan perawatan prasarana, pembangunan infrastruktur, serta penanganan perlintasan sebidang. Layanan angkutan perintis dan angkutan motor gratis juga menjadi prioritas.
Selain itu, Ditjen Integrasi Transportasi dan Multimoda memperkuat perencanaan konektivitas antarmoda, termasuk di wilayah tertinggal, terdepan, terluar, dan perbatasan (3TP) serta Papua.
ARAH KEBIJAKAN DAN PENGAWASAN TRANSPORTASI NASIONAL
Kebijakan transportasi 2027 juga didukung oleh Badan Kebijakan Transportasi yang fokus pada keselamatan, logistik, serta layanan angkutan massal. Program ini turut mencakup dukungan Angkutan Lebaran dan Natal-Tahun Baru.
Sekretariat Jenderal memperkuat sistem data dan layanan pemeriksaan kecelakaan transportasi. Sementara Inspektorat Jenderal meningkatkan pengawasan berbasis sasaran strategis serta pemanfaatan teknologi analitik berbasis kecerdasan buatan.
Menhub menegaskan bahwa seluruh program dirancang untuk memastikan transportasi nasional lebih aman, efisien, dan terintegrasi. Ia menilai dukungan anggaran menjadi faktor penting dalam mencapai target tersebut.
PENUTUP: FOKUS KESELAMATAN DAN PEMERATAAN LAYANAN
Kementerian Perhubungan menegaskan bahwa arah pembangunan transportasi 2027 tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga keselamatan dan pemerataan layanan. Pemerintah berharap dukungan anggaran tambahan dapat memperkuat konektivitas nasional.
Dengan strategi ini, sektor transportasi diharapkan mampu menjadi penggerak utama ekonomi dan memperkuat aksesibilitas antarwilayah di Indonesia secara berkelanjutan.
Baca Juga “IDEacraft sulap produk dekorasi rumah jadi peluang usaha berkat pemberdayaan BRI“