Destry Damayanti Dinilai Tepat Lanjutkan Kepemimpinan Bank Indonesia
Kepala Ekonom Trimegah Sekuritas Indonesia Fakhrul Fulvian menilai Destry Damayanti merupakan sosok yang tepat untuk melanjutkan kepemimpinan Bank Indonesia (BI).
Fakhrul menilai keputusan Presiden Prabowo Subianto mengusulkan Destry sebagai calon tunggal Gubernur BI dapat menjaga kesinambungan kebijakan moneter di tengah perubahan ekonomi global.
Pengalaman Destry Dinilai Mendukung Kepemimpinan BI
Menurut Fakhrul, Destry memiliki pengalaman luas di berbagai sektor yang berkaitan dengan perekonomian dan sistem keuangan.
Pengalaman tersebut mencakup dunia akademik, pasar keuangan, perbankan, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), hingga bank sentral.
Fakhrul menilai kombinasi pengalaman tersebut menjadi modal penting bagi pemimpin BI dalam menghadapi tantangan ekonomi yang semakin kompleks.
“Kombinasi pengalaman seperti ini sangat penting ketika tantangan bank sentral semakin kompleks,” kata Fakhrul di Jakarta, Senin.
baca juga: OJK: ETF Emas Ditopang Emas Fisik Bernilai Setara
Ia menjelaskan bahwa tantangan Gubernur BI berikutnya tidak hanya berkaitan dengan pengendalian inflasi atau penyesuaian suku bunga.
Perubahan teknologi, kecerdasan buatan (AI), digitalisasi, fragmentasi perdagangan global, serta perubahan rantai pasok turut memengaruhi dinamika perekonomian.
Selain itu, transisi energi, perubahan demografi, dan ketidakpastian geopolitik juga berpotensi mengubah cara perekonomian global bekerja.
Tantangan BI Meluas di Tengah Perubahan Ekonomi Global
Fakhrul menilai kondisi tersebut membuat ruang lingkup tantangan bank sentral semakin luas pada masa mendatang.
Menurut dia, perubahan ekonomi global saat ini tidak lagi sekadar mengikuti siklus ekonomi dalam jangka pendek.
“Perubahan yang sedang terjadi bukan sekadar perubahan siklus ekonomi, tetapi perubahan struktur ekonomi dunia,” ujar Fakhrul.
Karena itu, ia menilai bank sentral perlu meningkatkan kemampuan dalam membaca perubahan struktural yang berpotensi memengaruhi perekonomian dalam jangka panjang.
Kemampuan tersebut diperlukan agar kebijakan moneter tidak hanya merespons gejolak jangka pendek, tetapi juga mampu mengantisipasi perubahan fundamental dalam perekonomian.
Fakhrul juga menyoroti keberhasilan fase stabilisasi dalam menjaga kredibilitas kebijakan serta stabilitas nilai tukar.
Menurut dia, tantangan berikutnya adalah memastikan stabilitas tersebut dapat mendorong kondisi likuiditas yang lebih sehat.
BI juga perlu memastikan transmisi kebijakan moneter berjalan semakin efektif sehingga kebijakan yang ditetapkan dapat memberikan dampak lebih kuat terhadap perekonomian.
Independensi BI Tetap Menjadi Fondasi Kebijakan
Fakhrul menekankan pentingnya menjaga independensi bank sentral sebagai fondasi dalam menjalankan kebijakan moneter.
Pada saat yang sama, ia menilai koordinasi antara BI dan pemangku kebijakan lainnya tetap diperlukan untuk menghadapi berbagai tantangan ekonomi.
Keseimbangan antara independensi dan koordinasi menjadi penting karena perubahan ekonomi saat ini mencakup berbagai sektor dan tidak dapat ditangani oleh satu institusi saja.
Fakhrul juga berharap pergantian kepemimpinan BI dapat menjadi momentum untuk memperkuat kapasitas riset mengenai perubahan struktural ekonomi dunia.
Penguatan riset dinilai penting agar BI memiliki dasar yang semakin kuat dalam merumuskan kebijakan menghadapi perubahan teknologi, perdagangan, demografi, energi, serta kondisi geopolitik.
Prabowo Ajukan Destry sebagai Calon Tunggal Gubernur BI
Presiden Prabowo Subianto telah mengirim Surat Presiden (Surpres) kepada DPR RI terkait pengajuan Destry Damayanti sebagai calon Gubernur BI definitif.
Saat ini, Destry menjabat sebagai Penjabat Sementara (Pjs) Gubernur BI.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyerahkan Surpres tersebut kepada pimpinan DPR RI pada Senin.
Prasetyo menyampaikan bahwa Presiden Prabowo hanya mengusulkan satu nama untuk menduduki jabatan Gubernur BI.
Surpres pengajuan calon Gubernur BI tersebut diserahkan kepada Ketua DPR RI Puan Maharani dan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad.
Pengajuan tersebut menjadi tahapan penting dalam proses penetapan Gubernur BI definitif melalui mekanisme yang berlaku di DPR RI.
Jika proses tersebut berjalan sesuai ketentuan, kepemimpinan Destry di BI akan memasuki fase definitif dengan tantangan ekonomi yang semakin kompleks.
Kondisi itu membuat kesinambungan kebijakan moneter, penguatan transmisi kebijakan, stabilitas nilai tukar, serta kesiapan menghadapi perubahan struktural menjadi sejumlah agenda penting bagi kepemimpinan BI ke depan.
baca juga: Prabowo kirim Surpres ke DPR ajukan Destry jadi Gubernur BI definitif